HARAPAN BAGAIKAN ANGAN-ANGAN

Ketika apa yang kamu lakukan hanya bisa menunggu, menunggu dan menunggu waktu agar cepat berlalu hingga kau lelah menunggu, apa akan kamu lakukan? terus tetap menunggukah? atau kau akan menentang waktu bagaikan berlalu melawan arus air? semua ini adalah dua pilihan yang sama-sama sulit dan menyakitkan…

Melakukan apapun hanya akan semakin membuatmu resah, karena hidup dalam sebuah penantian akan kebahagian yang seakan hanyalah sebuah angan-angan semata. Bahkan kau pun tidak mempuyai cukup ruang untuk bernafas, yang kau miliki hanyalah sisa kekuatan untuk menatap setiap detik waktu yang berlalu begitu saja didepan matamu tanpa menyadarinya. 

Menghibur diripun sudah tidak bisa mengobati semua yang telah terukir dalam hatimu. Apakah kau bisa merasakan bagaimana hidupmu hanyalah sebuah jalan yang memang sudah diatur dan tak dapat menikmatinya? kau hidup untuk orang lain, kau hidup demi melihat orang lain tersenyum. Bahkan senyummu kau jual untuk menutupi semua kelemahan yang ada. Kau tersenyum dalam kepiluan, kau menangis dalam senyuman.

Yang bisa kau lakukan hanyalah mengharap dan terus berharap pada sang waktu yang terus memutarkan setiap kekuatannya yang dapat mengubah apapun. Berharap waktu mengubah sesuatu,… bukan tapi, segalanya dalam hidupmu. Mengubah apa yang selama ini kau pikir adalah sebuah kesalahan, mengubahnya sesuai dengan jalan yang menurutmu adalah sebuah kenyataan.

Hal terakhir yang bisa kau lakukan adalah mengarap Tuhan mendengar setiap doa yang kau harapkan. Mengharap Tuhan melihat setiap langkah sulit yang tembuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s